Kamis, 08 Maret 2012

BisnisKorporatIndustriFinansialMarket Data 17 Orang Kaya Indonesia di Daftar Forbes 2012

Majalah ekonomi terkemuka dunia, Forbes, kembali mengeluarkan daftar 1.226 orang kaya sedunia. Dalam daftar itu, terdapat 17 pengusaha asal Indonesia.
Seperti dikutip VIVAnews dari laman Forbes, Kamis, 8 Maret 2012, posisi teratas pengusaha tanah air yang masuk dalam daftar Forbes tahun 2012 masih ditempati R Budi Hartono (71 tahun). Pengusaha yang besar di bisnis perbankan dan rokok ini berada di posisi 146 dunia. Budi Hartono mengantongi kekayaan hingga US$6,5 miliar (Rp58,5 triliun).

Kekayaan Budi Hartono ini sama dengan Leonid Fedun (55 tahun, Russia), Antonia Johnson (68 tahun, Swedia), Suleiman Kerimov (46 tahun, Russia), Joseph Lau (60 tahun, Hong Kong), Tsai Wan-tsai & Family (82, Taiwan), dan Zong Qinghou (66 tahun, China).

Menguntit di belakang Budi Hartono, adalah kakak kandungnya, Michael Hartono (72 tahun). Sama seperti saudaranya, Michael juga memperoleh kekayaan dari bisnis perbankan dan rokok dan dengan nilai US$6,3 miliar. Michael berada di posisi ke 157 daftar Forbes 2012.

Di posisi ketiga, peringkat teratas pengusaha Indonesia dalam daftar Forbes 2012 adalah Low Tuck Kwong (63 tahun). Pengusaha di bisnis pertambangan batu bara ini berada di peringkat 304 dunia dengan total kekayaan mencapai US$3,6 miliar.

Sementara pengusaha yang mengandalkan bisnis dari perkebunan kelapa sawit, Martua Sitorus (52 tahun), menduduki peringkat 377 Forbes 2012. Total kekayaan pengusaha pemilik bisnis Wilmar ini mencapai US$3 miliar.

Pada posisi tertinggi kelima pengusaha Indonesia dalam daftar Forbes 2012 adalah Sukanto Tanoto (62 tahun). Pengusaha yang bergerak di berbagai aneka bisnis ini memiliki kekayaan hingga mencapai US$2,8 miliar. Dia ada di peringkat 418 dunia.

Berikut daftar orang Indonesia dalam daftar Forbes 2012:
No Pengusaha                        Kekayaan (US$)        Peringkat
1.   Budi Hartono                      6,5 miliar                     146
2.   Michael Hartono                 6,3 miliar                     157
3.   Low Tuck Kwong               3,6 miliar                     304
4.   Martua Sitorus                    3,0 miliar                      377
5.   Sukanto Tanoto                  2,8 miliar                      418
6.   Peter Sondakh                    2,6 miliar                      464
7.   Achmad Hamami                2,2 miliar                      578
8.   Sri Prakash Lohia               2,0 miliar                      634
9.   Chairul Tanjung                  2,0 miliar                       634
10.  Kiki Barki                         1,7 miliar                       764
11.  Murdaya Poo                    1,5 miliar                       854
12.  Edwin Soeryadjaya            1,4 miliar                      913
13.  Tahir                                 1,3 miliar                       960
14.  Hari Tanoesoedibjo           1,3 miliar                       960
15.  Garibaldi Thohir                 1,2 miliar                     1015
16.  Theodore Rachmat            1,1 miliar                      1075
17.  Djoko Susanto                  1,0 miliar                      1153

Senin, 05 Maret 2012

Jiplak Logo ITS, Perusahaan Rusia Shock !

Jakarta - Pihak Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ternyata sudah mengontak perusahaan Rusia Inkom TehSnab yang dituding melakukan penjiplakan logo. Ketika dipaparkan bukti kemiripan logo keduanya, si perusahaan Rusia itu pun terkejut.

"Kami syok setelah melihatnya," tulis email tanggapan dari Inkom TehSnab, menanggapi konfirmasi yang dilakukan salah satu pihak ITS, Totok R. Biyanto.

Adapun pembuatannya, disebutkan perwakilan perusahaan Rusia itu, tidak dibuat oleh mereka sendiri. Melainkan dipesan kepada sebuah perusahaan desain.

Hanya saja ketika coba untuk dikonfirmasi kepada perusahaan desain logo yang dimaksud, Inkom TehSnab mengaku tak bisa menghubunginya.

"Kemarin, kami mencoba untuk menemukan mereka. Namun kami pikir jika mereka tidak lagi beroperasi. Tentu kami terkejut," imbuh perwakilan Inkom TehSnab.

Dengan adanya tanggapan ini, alhasil pertanyaan siapa yang menjiplak siapa sepertinya sudah terjawab. Pun demikian, hasil ini sejatinya sudah dapat diperkirakan, mengingat dalam kedua logo yang digunakan terdapat gambar tugu Surabaya yang seharusnya menjadi ciri Kota Pahlawan bukan malah Negeri Beruang Merah.

Sebelumnya dilaporkan bahwa ITS dan perusahaan Rusia Inkom TehSnab memiliki logo yang sangat mirip, bahkan bisa dibilang kembar dengan perbedaan cuma berada dalam urusan warna. Jika logo ITS menggunakan warna biru agak kemudaan, 'kembarannya' memilih biru dongker.

Sementara jika ditilik dari desain dan atribut yang digunakan sama persis! Termasuk untuk urusan cara menuliskan nama perusahaannya yang juga disingkat dengan nama 'ITS'.

Logo ITS :

Penyelundupan iPhone Dililitkan Ke Tubuh

Mahalnya harga iPhone 4S di Cina, menjadikan banyaknya penyelundupan smartphone andalan Apple tersebut. Cara penyelundupan pun terbilang unik.
Salah satunya yang dilakukan pria yang berusaha menyelundupkan 97 iPhone 4S melewati bandara Shenzhen. Pria itu melilitkan 97 iPhone ke tubuhnya, dari badan hingga ke kaki. Tapi aksi ini berhasil diketahui petugas di titik kontrol Lo Wu, di bandara Shenzhen.

Sebenarnya, aksi ini terjadi pada 21 Februari kemarin. Namun, rekaman video itu mulai beredar di internet hari ini.

Dalam video itu, selintas tidak ada yang aneh dari penampilan pria itu. Dengan jas hitamnya dan menenteng koper kecil, pria itu terlihat seperti pebisnis dalam perjalanan bisnisnya.

Namun, petugas yang mencurigai tingkah pria itu kemudian meminta pria itu membuka pakaiannya. Ternyata, di dalamnya tersembunyi iPhone yang dilekatkan ke tubuh dan kakinya.

Harga iPhone 4S di Cina memang terbilang mahal. Sebagai perbandingan, iPhone 4S 16 GB dijual seharga CNY 5.880 atau sekitar US$ 932. Padahal, di AS harganya hanya US$ 199.

Laman 9to5Mac pun menyebut penyelundupan itu ironis. Sebab, pria itu berusaha menyelundupkan benda yang diproduksi di negaranya sendiri. Bahkan, lebih ironis iPhone itu dijual dengan harga jauh lebih mahal di negara yang memproduksinya.

11 Film Pertama Yang Diproduksi Indonesia

1. Loetoeng Kasaroeng (1926)
Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.

2. Euis Atjih (1927)

Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.

3.Resia Boroboedoer (1928)

Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.

5. Setangan Berloemoer Darah (1928)

Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.

6. Njai Dasima I (1929)

Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.

7. Rampok Preanger (1929)

Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit

8. Si Tjonat (1929)

Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.

9. Si Ronda (1930)

Film ini disutradaria oleh Lie Tek Swie & A. LOEPIAS (Director of Photography), dan dibintangi oleh Bachtiar Efendy & Momo. Film ini bercerita tentang kisah seorang jagoan perkelahian yang mengandung unsur kebudayaan Cina.

10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.

11. Darah dan Doa (1950), film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia

Darah dan Doa adalah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sepenuhnya dibuat oleh warga pribumi. Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini 30 Maret 1950, yang kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya.

Sabtu, 03 Maret 2012

Bahasa Indonesia Akan Menjadi Bahasa Resmi Asean

Jakarta Ketua DPR Marzuki Alie memimpin delegasi Indonesia dalam sidang ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) ke-32 yang dilaksanakan di Kamboja. Dalam pidato resminya, Marzuki mendorong Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa resmi dalam sidang parlemen ASEAN tersebut.

Untuk itu Marzuki akan melakukan segala upaya untuk merubah statuta AIPA. Marzuki menilai bahasa Indonesia, Malaysia, dan Melayu, adalah bahasa yang terbanyak digunakan di kawasan ASEAN.

"Dalam momen yang berharga ini, dalam semangat memperbarui statuta AIPA agar sesuai dengan perkembangan saat ini, kami juga ingin mempromosikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam AIPA. Bahasa Indonesia adalah bahasa modern yang telah melalui beberapa sinkronisasi sejak pertama terkenal sebagai bahasa resmi Republik Indonesia pada tahun 1945. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang paling banyak digunakan keenam di dunia setelah Mandarin, Inggris, Hindi, Spanyol dan Arab,"usul Marzuki di depan sidang AIPA ke 32 di Phnom Penh, Kamboja.

Hal ini disampaikan Marzuki dalam siaran pers kepada detikcom, Selasa (20/9/2011).

Indonesia sendiri, menurut Marzuki, sangat menghargai nilai-nilai bahwa demokrasi dibangun berdasarkan kearifan lokal. Sehingga wajar jika Indonesia berpendapat harus ada satu bahasa yang bisa mempersatukan semua warga ASEAN.

"Secara emosional akan lebih mudah menggunakan bahasa Indonesia bagi komunias ASEAN. Selain itu di luar negeri seperti Australlia, Afrika Selatan, dan Arab Saudi pun sudah diberikan pelajaran bahasa Indonesia. Kita juga merupakan salah satu pasar terbesar sehingga wajar kita meminta agar bahwa ini bisa dijadikan bahsa resmi," paparnya.

Namun ide delegasi Indonesia ini direspon negatif oleh delegasi Filipina. Marzuki pun menjelaskan bahwa pada dasarnya Filipina tidak menentang tapi yang diperkarakan masalah biaya tinggi dalam realisasinya.

"Namun kita juga menegaskan bahwa biaya tidak ada artinya dibandingkan nilai kebangsaan apabila hal itu bisa diimplementasikan di AIPA ini. Kita berjuang disini, kalau tidak sukses kita perjuangkan tahun depan pada pelaksanaan AIPA di Indonesia,"tandasnya.

Kekuatan Militer TNI Peringkat Ke-18 Dunia

Tentara Nasional Indonesia masuk dalam peringkat ke-18 kekuatan militer dunia versi Global Firepower yang menggunakan 45 variabel perhitungan. Urutan 10 besar kekuatan militer dunia, menurut lembaga Global Firepower, ditempati Amerika Serikat, Rusia, China, India, Inggris, Turki, Korea Selatan, Perancis, Jepang, dan Israel.



Di tingkat ASEAN, TNI menempati posisi teratas, diikuti Thailand (ke-19), Filipina (ke-23), Malaysia (ke-27), dan Singapura (ke-41). Italia menempati urutan ke-17, Taiwan berada pada urutan ke-14, dan Australia pada urutan ke-24.

Pengamat militer Andi Widjayanto yang dihubungi di Jakarta, Jumat (5/8/2011), mengatakan, penilaian tersebut lebih banyak didasarkan pada gelar statis dari kuantitas alat yang dimiliki. Namun, belum tentu semua siap atau dapat digunakan sewaktu-waktu.

"Kalau memperhitungkan gelar dinamis, yakni kesiapan tempur efektif saat ini, tentu angkanya tidak setinggi itu. Gelar dinamis adalah kekuatan nyata yang dapat langsung digelar untuk penindakan," ujar Andi.

Direktur Institute for Defense Security and Peace Studies Mufti Makarim, yang dihubungi terpisah, mengatakan, penilaian tersebut dilakukan dengan menghimpun semua komposisi matra darat, laut, dan udara.

"Tetapi, jika dilihat dari luas wilayah dengan dua pertiga adalah lautan, komposisi kemampuan teknis TNI seharusnya setara dengan militer Australia. Kebutuhan ke depan adalah penyesuaian pengembangan postur dan kebutuhan strategis pertahanan yang dilakukan secara sistematis bertahap sesuai dengan anggaran dan prioritas," paparnya.

Dia mengingatkan TNI agar fokus dalam mengembangkan postur kekuatan dan penyesuaian mindset tentara di dalam negara demokratis murni untuk kebutuhan pertahanan.

Terkait dengan pengembangan kekuatan maritim, Andi mengatakan, pada tahap pembangunan jangka panjang pertama hingga 2024, TNI belum mengembangkan kekuatan tempur samudra.

Sumber : Tentara Nasional Indonesia

Kisah Nyata Anak Durhaka Di Singapura

Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.

Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.

Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.

Bagaimana dengan Indonesia?
Mohon share ini kepada teman-teman Anda agar menjadi pengingat kepada kita semua.