Mahalnya harga iPhone 4S di Cina, menjadikan banyaknya penyelundupan smartphone andalan Apple tersebut. Cara penyelundupan pun terbilang unik.
Salah satunya yang dilakukan pria yang berusaha menyelundupkan 97 iPhone 4S melewati bandara Shenzhen. Pria itu melilitkan 97 iPhone ke tubuhnya, dari badan hingga ke kaki. Tapi aksi ini berhasil diketahui petugas di titik kontrol Lo Wu, di bandara Shenzhen.
Sebenarnya, aksi ini terjadi pada 21 Februari kemarin. Namun, rekaman video itu mulai beredar di internet hari ini.
Dalam video itu, selintas tidak ada yang aneh dari penampilan pria itu. Dengan jas hitamnya dan menenteng koper kecil, pria itu terlihat seperti pebisnis dalam perjalanan bisnisnya.
Namun, petugas yang mencurigai tingkah pria itu kemudian meminta pria itu membuka pakaiannya. Ternyata, di dalamnya tersembunyi iPhone yang dilekatkan ke tubuh dan kakinya.
Harga iPhone 4S di Cina memang terbilang mahal. Sebagai perbandingan, iPhone 4S 16 GB dijual seharga CNY 5.880 atau sekitar US$ 932. Padahal, di AS harganya hanya US$ 199.
Laman 9to5Mac pun menyebut penyelundupan itu ironis. Sebab, pria itu berusaha menyelundupkan benda yang diproduksi di negaranya sendiri. Bahkan, lebih ironis iPhone itu dijual dengan harga jauh lebih mahal di negara yang memproduksinya.
Senin, 05 Maret 2012
Penyelundupan iPhone Dililitkan Ke Tubuh
11 Film Pertama Yang Diproduksi Indonesia
1. Loetoeng Kasaroeng (1926)
Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.
5. Setangan Berloemoer Darah (1928)
Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.
6. Njai Dasima I (1929)
7. Rampok Preanger (1929)
Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit
8. Si Tjonat (1929)
Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.
9. Si Ronda (1930)
Film ini disutradaria oleh Lie Tek Swie & A. LOEPIAS (Director of Photography), dan dibintangi oleh Bachtiar Efendy & Momo. Film ini bercerita tentang kisah seorang jagoan perkelahian yang mengandung unsur kebudayaan Cina.
10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.
11. Darah dan Doa (1950), film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia
Darah dan Doa adalah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sepenuhnya dibuat oleh warga pribumi. Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini 30 Maret 1950, yang kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya.
Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.
2. Euis Atjih (1927)
Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.
3.Resia Boroboedoer (1928)
5. Setangan Berloemoer Darah (1928)
Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.
6. Njai Dasima I (1929)
Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.
Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit
Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.
9. Si Ronda (1930)
10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.
11. Darah dan Doa (1950), film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia
Sabtu, 03 Maret 2012
Bahasa Indonesia Akan Menjadi Bahasa Resmi Asean
Jakarta Ketua DPR Marzuki Alie memimpin delegasi Indonesia dalam sidang ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) ke-32 yang dilaksanakan di Kamboja. Dalam pidato resminya, Marzuki mendorong Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa resmi dalam sidang parlemen ASEAN tersebut.
Untuk itu Marzuki akan melakukan segala upaya untuk merubah statuta AIPA. Marzuki menilai bahasa Indonesia, Malaysia, dan Melayu, adalah bahasa yang terbanyak digunakan di kawasan ASEAN.
"Dalam momen yang berharga ini, dalam semangat memperbarui statuta AIPA agar sesuai dengan perkembangan saat ini, kami juga ingin mempromosikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam AIPA. Bahasa Indonesia adalah bahasa modern yang telah melalui beberapa sinkronisasi sejak pertama terkenal sebagai bahasa resmi Republik Indonesia pada tahun 1945. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang paling banyak digunakan keenam di dunia setelah Mandarin, Inggris, Hindi, Spanyol dan Arab,"usul Marzuki di depan sidang AIPA ke 32 di Phnom Penh, Kamboja.
Hal ini disampaikan Marzuki dalam siaran pers kepada detikcom, Selasa (20/9/2011).
Indonesia sendiri, menurut Marzuki, sangat menghargai nilai-nilai bahwa demokrasi dibangun berdasarkan kearifan lokal. Sehingga wajar jika Indonesia berpendapat harus ada satu bahasa yang bisa mempersatukan semua warga ASEAN.
"Secara emosional akan lebih mudah menggunakan bahasa Indonesia bagi komunias ASEAN. Selain itu di luar negeri seperti Australlia, Afrika Selatan, dan Arab Saudi pun sudah diberikan pelajaran bahasa Indonesia. Kita juga merupakan salah satu pasar terbesar sehingga wajar kita meminta agar bahwa ini bisa dijadikan bahsa resmi," paparnya.
Namun ide delegasi Indonesia ini direspon negatif oleh delegasi Filipina. Marzuki pun menjelaskan bahwa pada dasarnya Filipina tidak menentang tapi yang diperkarakan masalah biaya tinggi dalam realisasinya.
"Namun kita juga menegaskan bahwa biaya tidak ada artinya dibandingkan nilai kebangsaan apabila hal itu bisa diimplementasikan di AIPA ini. Kita berjuang disini, kalau tidak sukses kita perjuangkan tahun depan pada pelaksanaan AIPA di Indonesia,"tandasnya.
Untuk itu Marzuki akan melakukan segala upaya untuk merubah statuta AIPA. Marzuki menilai bahasa Indonesia, Malaysia, dan Melayu, adalah bahasa yang terbanyak digunakan di kawasan ASEAN.
"Dalam momen yang berharga ini, dalam semangat memperbarui statuta AIPA agar sesuai dengan perkembangan saat ini, kami juga ingin mempromosikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam AIPA. Bahasa Indonesia adalah bahasa modern yang telah melalui beberapa sinkronisasi sejak pertama terkenal sebagai bahasa resmi Republik Indonesia pada tahun 1945. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang paling banyak digunakan keenam di dunia setelah Mandarin, Inggris, Hindi, Spanyol dan Arab,"usul Marzuki di depan sidang AIPA ke 32 di Phnom Penh, Kamboja.
Hal ini disampaikan Marzuki dalam siaran pers kepada detikcom, Selasa (20/9/2011).
Indonesia sendiri, menurut Marzuki, sangat menghargai nilai-nilai bahwa demokrasi dibangun berdasarkan kearifan lokal. Sehingga wajar jika Indonesia berpendapat harus ada satu bahasa yang bisa mempersatukan semua warga ASEAN.
"Secara emosional akan lebih mudah menggunakan bahasa Indonesia bagi komunias ASEAN. Selain itu di luar negeri seperti Australlia, Afrika Selatan, dan Arab Saudi pun sudah diberikan pelajaran bahasa Indonesia. Kita juga merupakan salah satu pasar terbesar sehingga wajar kita meminta agar bahwa ini bisa dijadikan bahsa resmi," paparnya.
Namun ide delegasi Indonesia ini direspon negatif oleh delegasi Filipina. Marzuki pun menjelaskan bahwa pada dasarnya Filipina tidak menentang tapi yang diperkarakan masalah biaya tinggi dalam realisasinya.
"Namun kita juga menegaskan bahwa biaya tidak ada artinya dibandingkan nilai kebangsaan apabila hal itu bisa diimplementasikan di AIPA ini. Kita berjuang disini, kalau tidak sukses kita perjuangkan tahun depan pada pelaksanaan AIPA di Indonesia,"tandasnya.
Kekuatan Militer TNI Peringkat Ke-18 Dunia
Tentara Nasional Indonesia masuk dalam peringkat ke-18 kekuatan militer dunia versi Global Firepower yang menggunakan 45 variabel perhitungan. Urutan 10 besar kekuatan militer dunia, menurut lembaga Global Firepower, ditempati Amerika Serikat, Rusia, China, India, Inggris, Turki, Korea Selatan, Perancis, Jepang, dan Israel.
Di tingkat ASEAN, TNI menempati posisi teratas, diikuti Thailand (ke-19), Filipina (ke-23), Malaysia (ke-27), dan Singapura (ke-41). Italia menempati urutan ke-17, Taiwan berada pada urutan ke-14, dan Australia pada urutan ke-24.
Pengamat militer Andi Widjayanto yang dihubungi di Jakarta, Jumat (5/8/2011), mengatakan, penilaian tersebut lebih banyak didasarkan pada gelar statis dari kuantitas alat yang dimiliki. Namun, belum tentu semua siap atau dapat digunakan sewaktu-waktu.
"Kalau memperhitungkan gelar dinamis, yakni kesiapan tempur efektif saat ini, tentu angkanya tidak setinggi itu. Gelar dinamis adalah kekuatan nyata yang dapat langsung digelar untuk penindakan," ujar Andi.
Direktur Institute for Defense Security and Peace Studies Mufti Makarim, yang dihubungi terpisah, mengatakan, penilaian tersebut dilakukan dengan menghimpun semua komposisi matra darat, laut, dan udara.
"Tetapi, jika dilihat dari luas wilayah dengan dua pertiga adalah lautan, komposisi kemampuan teknis TNI seharusnya setara dengan militer Australia. Kebutuhan ke depan adalah penyesuaian pengembangan postur dan kebutuhan strategis pertahanan yang dilakukan secara sistematis bertahap sesuai dengan anggaran dan prioritas," paparnya.
Dia mengingatkan TNI agar fokus dalam mengembangkan postur kekuatan dan penyesuaian mindset tentara di dalam negara demokratis murni untuk kebutuhan pertahanan.
Terkait dengan pengembangan kekuatan maritim, Andi mengatakan, pada tahap pembangunan jangka panjang pertama hingga 2024, TNI belum mengembangkan kekuatan tempur samudra.
Sumber : Tentara Nasional Indonesia
Di tingkat ASEAN, TNI menempati posisi teratas, diikuti Thailand (ke-19), Filipina (ke-23), Malaysia (ke-27), dan Singapura (ke-41). Italia menempati urutan ke-17, Taiwan berada pada urutan ke-14, dan Australia pada urutan ke-24.
Pengamat militer Andi Widjayanto yang dihubungi di Jakarta, Jumat (5/8/2011), mengatakan, penilaian tersebut lebih banyak didasarkan pada gelar statis dari kuantitas alat yang dimiliki. Namun, belum tentu semua siap atau dapat digunakan sewaktu-waktu.
"Kalau memperhitungkan gelar dinamis, yakni kesiapan tempur efektif saat ini, tentu angkanya tidak setinggi itu. Gelar dinamis adalah kekuatan nyata yang dapat langsung digelar untuk penindakan," ujar Andi.
Direktur Institute for Defense Security and Peace Studies Mufti Makarim, yang dihubungi terpisah, mengatakan, penilaian tersebut dilakukan dengan menghimpun semua komposisi matra darat, laut, dan udara.
"Tetapi, jika dilihat dari luas wilayah dengan dua pertiga adalah lautan, komposisi kemampuan teknis TNI seharusnya setara dengan militer Australia. Kebutuhan ke depan adalah penyesuaian pengembangan postur dan kebutuhan strategis pertahanan yang dilakukan secara sistematis bertahap sesuai dengan anggaran dan prioritas," paparnya.
Dia mengingatkan TNI agar fokus dalam mengembangkan postur kekuatan dan penyesuaian mindset tentara di dalam negara demokratis murni untuk kebutuhan pertahanan.
Terkait dengan pengembangan kekuatan maritim, Andi mengatakan, pada tahap pembangunan jangka panjang pertama hingga 2024, TNI belum mengembangkan kekuatan tempur samudra.
Sumber : Tentara Nasional Indonesia
Kisah Nyata Anak Durhaka Di Singapura
Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.
Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.
Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.
Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.
Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.
Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!
Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.
Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.
Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.
PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .
Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.
Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.
Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.
Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.
Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.
Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.
Bagaimana dengan Indonesia?
Mohon share ini kepada teman-teman Anda agar menjadi pengingat kepada kita semua.
Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.
Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.
Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.
Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.
Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!
Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.
Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.
Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.
PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .
Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.
Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.
Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.
Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.
Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.
Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.
Bagaimana dengan Indonesia?
Mohon share ini kepada teman-teman Anda agar menjadi pengingat kepada kita semua.
Indonesia Dinobatkan Sebagai Negara Paling Murah Senyum
Beberapa media massa Swedia selama beberapa pekan terakhir ini menuliskan laporannya bahwa Indonesia berada di tingkat pertama dalam urutan negara dengan masyarakatnya tersenyum paling tinggi di dunia dibandingkan dengan negara lainnya.Mengutip laporannya The Smiling Report 2009 yang dilakukan salah satu Provider Misteri Belanja yang berada di Swedia justru menempatkan masyarakat Swedia berada di urutan ke 24, ujar Sekretaris Satu KBRI Stockholm ,Swedia Dody Kusumonegoro kepada koresponden Antara London, Minggu.
Dalam jajak pendapat yang dilakukan tahun 2008 yang menyangkut lebih dari 2,5 juta pertanyaan mengenai Senyum (Smile) dan Salam (Add-Greeting) pada penjualan di 66 negara, Swedia menempatkan Indonesia pada bagian atas daftar. Media Swedia melaporkan Indonesia sebagai negara yang paling tersenyum sebagai hasil dari pelanggan layanan data dari evaluasi yang dilakukan di seluruh spektrum dan pameran oleh AB Bisnis di seluruh dunia, di Swedia.
Dalam laporan itu disebutkan Indonesia sebagai negara tertinggi tersenyum dengan 98 persen. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara dengan ucapan yang paling tinggi yaitu 98 persen.
Sementara itu Swedia berada di nomor 24 pada daftar untuk kategori senyum dengan angka 77 persen dan urutan 31 untuk ucapan salam dengan 81 persen.
Industri yang banyak senyum adalah di bidang kesehatan dan kecantikan perawatan serta transportasi dengan 86 persen dan nilai terendah berada di layanan bisnis B2B dengan hanya 52 persen.
Disebutkan bahwa dalam jajak pendapat itu disebutkan bahwa ucapan Salam tahun 2008 dan 2007 tercatat 81 persen dibandingkan dengan 88 persen pada 2004.Ucapan salam tertinggi selain Indonesia juga menempatkan Hong Kong dengan 98 persen, sementara yang terendah adalah Maroko dengan 48 persen.
Ucapan yang terbaik ditemukan pada layanan di pemerintahan dengan 94 persen sementara di kalangan bisnis (B2) hanya 70 persen.
Dalam layanan penjualan skor tertinggi dicatat oleh Pakistan dengan 82 persen dan terendah adalah Finlandia dengan tiga persen. Dalam pelayanan B2B memiliki nilai tertinggi mencapai 65 persen sementara dalam segi kenyamanan tercatat sangat rendah dengan 40 persen.
Dalam laporan itu terdapat kesenjangan yang besar antara antara benua Australia memiliki skor tertinggi dari semua benua, dengan Senyum sebesar 89 persen dan Salam 92 persen sementara Afrika disebutkan terendah dengan 61 persen Senyum dan 51 persen Salam .
Dalam laporan itu disebutkan Indonesia sebagai negara tertinggi tersenyum dengan 98 persen. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara dengan ucapan yang paling tinggi yaitu 98 persen.
Sementara itu Swedia berada di nomor 24 pada daftar untuk kategori senyum dengan angka 77 persen dan urutan 31 untuk ucapan salam dengan 81 persen.
Industri yang banyak senyum adalah di bidang kesehatan dan kecantikan perawatan serta transportasi dengan 86 persen dan nilai terendah berada di layanan bisnis B2B dengan hanya 52 persen.
Disebutkan bahwa dalam jajak pendapat itu disebutkan bahwa ucapan Salam tahun 2008 dan 2007 tercatat 81 persen dibandingkan dengan 88 persen pada 2004.Ucapan salam tertinggi selain Indonesia juga menempatkan Hong Kong dengan 98 persen, sementara yang terendah adalah Maroko dengan 48 persen.
Ucapan yang terbaik ditemukan pada layanan di pemerintahan dengan 94 persen sementara di kalangan bisnis (B2) hanya 70 persen.
Dalam layanan penjualan skor tertinggi dicatat oleh Pakistan dengan 82 persen dan terendah adalah Finlandia dengan tiga persen. Dalam pelayanan B2B memiliki nilai tertinggi mencapai 65 persen sementara dalam segi kenyamanan tercatat sangat rendah dengan 40 persen.
Dalam laporan itu terdapat kesenjangan yang besar antara antara benua Australia memiliki skor tertinggi dari semua benua, dengan Senyum sebesar 89 persen dan Salam 92 persen sementara Afrika disebutkan terendah dengan 61 persen Senyum dan 51 persen Salam .
Guru Tabrak Murid TK, 18 Luka
MEDAN - Senam aerobik yang digelar murid TK Perguruan Buddhis Bodhicitta di Jalan Selam, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Jumat (2/3) menuai petaka. Lima belas murid TK, 2 pelajar SMP dan seorang guru pria, terkapar ditabrak guru perempuan yang berniat menggeser mobil Toyota Avanzanya. Selain luka, ada juga murid yang mengalami patah tulang.
Guru yang menabrak para murid adalah Marini (22), warga Jalan Beo, Medan Sunggal. Peristiwa naas itu terjadi di halaman komplek yayasan sekolah Buddhist Bodicitta sekitar pukul 08.30.
Informasi yang dihimpun Pos Metro Medan (Jawa Pos Group) di lokasi kejadian menyebutkan, pagi itu, Marini (22) baru tiba di sekolah menggunakan mobil Avanza silver BK 1727 VQ. Saat itu, ratusan murid sedang senam di halaman sekolah.
Menurut seorang guru yang tidak mau disebutkan namanya, awalnya Marini berniat hanya menggeser mobilnya, karena parkir di lapangan, tempat murid TK sedang senam. Nah, saat menggeser itu lah Marini panik karena melihat para murid sudah berada di belakang mobilnya.
Mungkin tanpa sadar dia terinjak gas, mobil pun bejalan mundur dan menabrak murid-murid yang masih anak-anak tersebut. Diduga, karena panik, Marini bukan menghentikan kendaraannya, tapi malah dimajukan ke depan lagi. Sehingga siswa yang terkena tubrukan mundur, sebagian lain juga terlindas saat Mariani memajukan mobilnya ke arah depan. Mobil baru berhenti setelah menabrak tembok.
Mengetahui dirinya menabrak murid-muridnya, guru TK ini shock. Dia sempat pingsan begitu melihat kondisi murid-muridnya yang tergeletak di halaman sekolah. Sementara itu, pihak sekolah langsung melarikan para korban ke RS Muhammadiyah Jl Mandala By Pass dan kemudian dirujuk ke RS Colombia Asia Jl. Listrik.
Kamila (30), Kepala Sekolah TK Buddhis Bodhicitta hanya sedikit memberi keterangan tentang kronologis yang menyebabkan anak-anak TK tersebut dilarikan kerumah sakit. "Saya hanya mendengar suara jeritan dan suara seperti tabrakan, ketika ke luar sudah ramai orang," jelasnya.
Salah seorang wali murid yang menjadi korban, Aliong (55), warga Krakatau saat ditemui di depan UGD mengatakan, dirinya shock begitu mengetahui anaknya bernama Robert Yohadi (6) menjadi korban. Namun dia belum mengetahui luka yang dialami anaknya, karena sedang menjalani pertolongan pertama dari medis.
Data dari Satlantas Polresta Medan, jumlah korban kecelakaan tercatat 18 orang, yakni 15 anak TK, dua pelajar SMP dan seorang guru bernama M. Siagian. Tapi yang dilarikan ke rumah sakit hanya 16 orang. Kasat Lantas Polresta Medan Kompol Risya Mustario mengatakan, hingga malam tadi 15 korban masih menjalani perawatan di RSU Columbia, sementara tiga korban lainnya sudah dipulangkan.
Dari ke-15 korban, hanya dua yang parah. Robert menderita patah kaki kiri dan geger otak, sedangkan Yunita menderita luka-luka dan koyak di bagian kemaluannya, dan sampai malam ini keduanya masih dirawat di ruang ICU. Sementara korban lainnya hanya menderita luka-luka ringan.
Di bagian lain, pengemudi mobil juga sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit akibat shock dan pingsan. ‘’ Pengemudi juga masih dirawat di rumah sakit karena shock dan pingsan," terangnya.
Pihak Sekolah Tanggung Biaya Pengobatan
Direktur Yayasan Perguruan Buddist Boddicitta Pieter Lim dan Rudi Rahman, perwakilan donatur Yayasan Buddist Bodicitta menjelaskan kronologis kejadian yang menyebabkan insiden tersebut. Dalam konferensi pers, Pieter Lim mengatakan, insiden tersebut di luar dugaan. Pihaknya akan membiayai seluruh biaya pengobatan korban. "Makanya tadi begitu di RS Colombia Asia, kita minta semua korban di-scanning," katanya.
Pieter Lim juga memberikan nama-nama siswa yang menjadi korban. 14 murid TK masing-masing bernama Robert Yohanda, Angeline Lucia, Derrick (masih dirawat), Jessica Halim (masih dirawat), Josephine Winky Barbie (masih dirawat), Kelly Tan (masih dirawat), Kezia Akiko Stephany Parhusip, Sheron (masih dirawat), Silvia, Tasya, Yosephine Sheren (masih dirawat), Yunita, Veronica, dan Fransisca Josevin (masih dirawat). Lalu, dua murid SMP bernama Wilbert dan Joseph Marianto.
Rudi Rahman menambahkan, pihaknya akan memproses dan memberikan sanksi kepada guru tersebut jika memang telah melakukan kelalaian. Namun, dia juga meminta agar semua pihak menanggapi insiden tersebut dengan hati nurani. Karena sang guru sebenarnya memiliki niat baik untuk menggeser mobilnya agar para murid bebas berolah raga di halaman sekolah.
Sebagai perwakilan sekolah, Rudi Rahman juga menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua siswa yang menjadi korban.
Langganan:
Postingan (Atom)
